TERBARU

Ingin Pindah Homebase ke PTS/PTN Baru? Begini Caranya!


Senin, 18 Maret 2019, saya menerima surat lolos butuh dan SK pemberhentian sebagai dosen di PTS lama tempat saya mengajar selama lebih kurang enam tahun. Sejak saat itu pula saya resmi tidak lagi menjadi bagian dari sivitas akademika kampus tersebut.

Pemberhentian saya sebagai dosen di kampus swasta tertua di Aceh itu bukan tanpa alasan. Saya diberhentikan dengan hormat sebab telah lulus sebagai CPNS di kampus negeri sebagai dosen juga tentunya.

Setelah menerima surat lolos butuh dan SK pemberhentian, saya diarahkan oleh pihak kampus untuk mengambil surat rekomendasi perpindahan homebase di LLDIKTI XIII. Hari itu juga saya menuju ke lembaga yang dulunya dikenal dengan Kopertis 13. Tujuannya, mengurus surat rekomendasi pindah homebase.

Saya berinisiatif untuk mengurus surat rekomendasi segera mengingat lamanya proses pengurusan dan jauhnya PTN tempat saya lulus dengan kampus tempat saya mengajar dulu dan dengan LLDIKTI XIII. PTN tempat saya lulus dengan LLDIKTI XIII di Banda Aceh jaraknya sekitar 7 jam perjalanan jika ditempuh dengan angkutan umum L-300.

Alasan lain yang membuat saya memutuskan segera mengurus perpindahan homebase adalah karena persoalan administrasi. Dengan waktu tempuh yang lumayan lama itu, saya menduga suatu saat akan pulang-pergi mengurus berkas perpindahan homebase yang belum lengkap. Hal itu sangat tidak praktis tentunya jika ditilik dari segi biaya dan waktu. Oleh karena itu, selama saya masih menetap di Banda Aceh, sebaiknya perpindahan homebase segera saya urus.

Pukul 14.00 saya ke LLDIKTI XIII untuk mengurus perpindahan homebase dengan hanya membawa surat lolos butuh dari PTS saya mengajar serta SK pemberhentian yang difotokopi dan yang asli. Awalnya saya sempat khawatir jika permohonan saya untuk pindah homebase ditolak pihak LLDIKTI XIII. Namun, pihak kampus tempat saya mengajar dulu telah meyakinkan saya bahwa perpindahan homebase ke kampus baru adalah hak saya. Mereka tidak berhak menolak permohonan saya. Yang penting saya memenuhi semua persyaratan berkas yang diminta pihak LLDIKTI.

Berbekal keyakinan tersebut, saya pun mendatangi LLDIKTI XIII di Kompleks Bulog, Gampong Tanjung, Aceh Besar. Saya menjelaskan panjang lebar alasan saya berpindah homebase. Mereka melayani saya dengan baik.

Setelah menjelaskan semuanya, pihak LLDIKTI memberikan selembar kertas kepada saya berisi sejumlah syarat untuk mendapatkan surat rekomendasi pindah homebase. Setelah melihat sejumlah syarat itu, saya berpikir, untung perpindahan homebase saya urus sekarang sebab berkas-berkas itu tidak selesai diurus dalam sehari. Sungguh rumit jika itu saya urus nanti mengingat sejumlah alasan yang saya sebutkan di atas. Lantas, apa persyaratan perpindahan homebase di LLDIKTI XIII?

1. Surat Permohonan Pindah Homebase dari PTS
Begitu redaksi kalimat yang saya baca di persyaratan tersebut. Menurut penjelasan pegawai LLDIKTI, surat permohonan tersebut boleh dibuat oleh PTS asal atau PTS/PTN yang dituju. Namun, menurut mereka yang lebih baik adalah dari PTS/PTN yang dituju.

2. SK Lolos Butuh/Surat Keterangan Melepas/Pernyataan Melepas dari PTS Lama
Saya rasa bagian ini sudah jelas. Biasanya ketika hendak keluar dari PTS lama, kita akan diberikan surat lolos butuh ini oleh PTS tempat kita mengajar. Begitu pengalaman saya. Mengenai formatnya, pastilah pihak kampus sudah tahu. Mereka punya gaya selingkung sendiri dalam menulis surat tersebut. Namun, bagaimana pun gayanya, yang penting isinya sama.

3. SK Dosen Tetap PTS Baru yang Memuat Hak dan Kewajiban antara Calon Dosen dan Yayasan/Rekomendasi Menerima dari PTS Baru
Untuk poin ketiga ini, kita tidak harus membuat keduanya. Cukup salah satu saja. Ketika itu saya hanya meminta surat rekomendasi dari PT baru tempat saya akan mengajar.

4. Surat Pernyataan sesuai dengan SK Dirjen Dikti Nomor 108/DIKTI/Kep/2001
Contoh surat ini bertebaran di internet. Cukup minta bantuan Mbah Google untuk mencarikannya. Biasanya surat itu dalam bentuk PDF. Kalau sudah ditemukan, cukup diketik ulang dengan tetap mempertahankan tulisan “Surat Pernyataan sesuai dengan SK Dirjen Dikti Nomor 108/DIKTI/Kep/2001” yang ada di pojok kiri atas. Kalau tidak sanggup diketik ulang, di-convert saja ke Microsoft Office Word. Namun, pengalaman saya kemarin, kalau di-convert, tata letaknya tidak rapi lagi. Jadi, saya memilih mengetik ulang.

5. Print Out NIDN dan Homebase dari Laman Forlap Dikti

6. Fotokopi KTP

7. Fotokopi Ijazah S-1, S-2, dan/atau S-3 beserta Transkrip Nilai
Untuk bagian ini, ijazah S-1, S-2, dan/atau S-3 beserta transkrip nilai tidak harus difotokopi. Boleh juga dalam bentuk hasil scan.

8. Surat Keterangan Rasio Dosen
Surat ini dikeluarkan oleh PT baru tempat kita akan mengajar. Di dalam surat itu harus dijelaskan jumlah rasio dosen di PT tersebut dan disebutkan pula bahwa dosen yang sedang mengurus perpindahan homebase itu masih dapat menjadi bagian dari PT tersebut sebab kekurangan dosen.
++++
Setelah mengurus semuanya, jangan lupa berkas-berkas itu difotokopi satu rangkap. Setelah itu diserahkan ke pihak LLDIKTI kedua rangkap berkas itu (satu berkas yang asli, sedangkan satu berkas lagi adalah fotokopi). Petugasnya akan memeriksa kelengkapan berkas-berkas itu. Saya rasa jika syarat-syarat yang saya sebutkan di atas dipenuhi semua, berkas itu pasti diterima.

Terakhir, setelah berkas dinyatakan lengkap, kita dibuatkan nomor agenda. Mereka juga menyampaikan kalau surat rekomendasi perpindahan homebase sudah selesai, kita akan dihubungi. Pihak LLDIKTI biasanya memprediksi dalam dua hari surat itu selesai. Namun, kenyataan tidak seindah yang dibayangkan. Saya sendiri kemarin menunggu surat tersebut selama satu minggu lebih. Selama proses menunggu, tiga kali saya ke LLDIKTI menanyakan mengapa belum selesai juga. Petugas menjelaskan bahwa surat saya belum selesai juga sebab kepala yang menandatangani tidak ada di tempat.

Ternyata cukup lama mengurus surat rekomendasi perpindahan homebase dari LLDIKTI. Untung saya mengurusnya sebelum berangkat ke tempat mengajar yang baru. Jika tidak, tak terhitung berapa banyak fulus yang harus saya keluarkan hanya untuk bolak-balik dari PT baru ke LLDIKTI yang jaraknya sekitar 7 jam perjalanan itu.

Bagi rekan-rekan yang ingin pindah homebase dan tempat mengajarnya yang baru cukup jauh dari Banda Aceh, saya menyarankan segera diurus sebelum berangkat agar lebih sangkil dan mangkus.

Sekian. Selamat mencoba!
Artikel Terkait

Comments

Popular Posts