Skip to main content

TERBARU

Ingin Pindah Homebase ke PTS/PTN Baru? Begini Caranya!

Senin, 18 Maret 2019, saya menerima surat lolos butuh dan SK pemberhentian sebagai dosen di PTS lama tempat saya mengajar selama lebih kurang enam tahun. Sejak saat itu pula saya resmi tidak lagi menjadi bagian dari sivitas akademika kampus tersebut.
Pemberhentian saya sebagai dosen di kampus swasta tertua di Aceh itu bukan tanpa alasan. Saya diberhentikan dengan hormat sebab telah lulus sebagai CPNS di kampus negeri sebagai dosen juga tentunya.
Setelah menerima surat lolos butuh dan SK pemberhentian, saya diarahkan oleh pihak kampus untuk mengambil surat rekomendasi perpindahan homebase di LLDIKTI XIII. Hari itu juga saya menuju ke lembaga yang dulunya dikenal dengan Kopertis 13. Tujuannya, mengurus surat rekomendasi pindah homebase.
Saya berinisiatif untuk mengurus surat rekomendasi segera mengingat lamanya proses pengurusan dan jauhnya PTN tempat saya lulus dengan kampus tempat saya mengajar dulu dan dengan LLDIKTI XIII. PTN tempat saya lulus dengan LLDIKTI XIII di Banda Aceh jar…

Cara Tulis Pesan WhatsApp Tanpa Harus Mengetik

Ilustrasi: elconfidencial.com

Salah satu fungsi WhatsApp adalah mengirim pesan. Awalnya ada dua cara, yaitu merekam, lalu mengirim pesan; mengetiknya, lalu mengirim pesan tersebut. Kini penggunanya semakin dimanjakan dengan kehadiran fitur baru yang mirip dengan aplikasi OK GOOGLE.

Fitur ini menangkap sensor suara dan memindainya menjadi tulisan. Lantas, bagaimana menulis pesan di WhatsApp hanya dengan mengucapkan saja seperti pada OK GOOGLE. Untuk itu, ikuti langkah-langkah berikut.

1. Buka aplikasi WhatsApp.

2. Pilih kontak yang akan diajak berkomunikasi.

3. Ketuk papan teks (keyboard) satu kali, sama seperti jika akan mengetik pesan.

4. Pilih ikon microphone pada papan teks tersebut. Lihat gambar di bawah ini!


5. Setelah memilih ikon microphone, akan muncul microphone seperti yang tampak pada gambar di bawah ini, lalu pilih gambar microphone itu dan mulailah berbicara.

6. Saat berbicara, aplikasi secara otomatis akan memindai suara ke dalam bentuk teks.

7. Saat pesan sudah terketik dengan sempurna, pencet tombol kirim untuk mengirimnya.

Sayangnya, fitur ini tersedia dalam dua bahasa, yakni bahasa Indonesia dan Inggris. Inilah kekurangannya menurut saya. Mungkin ke depan akan tersedia bahasa-bahasa lain seperti Facebook yang menyediakan setingan bahasa Jawa. 

Jadi, jangan gunakan selain kedua bahasa itu karena hanya akan terdeteksi dalam bahasa Indonesia atau bahasa Inggris. Anda mengucapkan kata "keudee", misalnya, kata itu akan dideteksi dalam bahasa Indonesia menjadi "gede" karena kata "keudee" mirip bunyi dengan "gede" dalam bahasa Indonesia.

Kekurangan lain, menurut saya, Anda harus mengirimkan pesan per kata atau per kalimat, tidak dapat mengetikkan beberapa kalimat, lalu mengirimkannya. Ini karena fitur tersebut tidak menyediakan tanda baca, seperti titik atau koma. Jadi, Anda terpaksa harus mengirim pesan per kata atau per kalimat. Cara lainnya, tetapi agak rumit menurut saya, Anda ucapkan dulu semua kalimat, lalu tambahkan tanda baca dengan mengetikkannya.

Selanjutnya, jika ingin mengganti setingan bahasa dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris, cukup tekan pilihan yang ada di kiri bawah. Hasilnya, secara otomatis fitur akan menerima suara kita dalam bahasa Inggris.

Perlu diingat, dalam penggunaan aplikasi ini, pastikan kejelasan pengucapan agar aplikasi dapat mendeteksi suara kita dengan tepat.

Meski ada sejumlah kekurangan itu, menurut saya fitur tersebut sangat membantu.

Selamat mencoba! 

Artikel Terkait

Comments

Popular Posts