Skip to main content

TERBARU

Ingin Pindah Homebase ke PTS/PTN Baru? Begini Caranya!

Senin, 18 Maret 2019, saya menerima surat lolos butuh dan SK pemberhentian sebagai dosen di PTS lama tempat saya mengajar selama lebih kurang enam tahun. Sejak saat itu pula saya resmi tidak lagi menjadi bagian dari sivitas akademika kampus tersebut.
Pemberhentian saya sebagai dosen di kampus swasta tertua di Aceh itu bukan tanpa alasan. Saya diberhentikan dengan hormat sebab telah lulus sebagai CPNS di kampus negeri sebagai dosen juga tentunya.
Setelah menerima surat lolos butuh dan SK pemberhentian, saya diarahkan oleh pihak kampus untuk mengambil surat rekomendasi perpindahan homebase di LLDIKTI XIII. Hari itu juga saya menuju ke lembaga yang dulunya dikenal dengan Kopertis 13. Tujuannya, mengurus surat rekomendasi pindah homebase.
Saya berinisiatif untuk mengurus surat rekomendasi segera mengingat lamanya proses pengurusan dan jauhnya PTN tempat saya lulus dengan kampus tempat saya mengajar dulu dan dengan LLDIKTI XIII. PTN tempat saya lulus dengan LLDIKTI XIII di Banda Aceh jar…

Rahasia Meningkatkan Kecerdasan Anak Sejak dalam Kandungan

ilustrasi: blogbukupedia

Tak sedikit orang tua yang dengan sengaja memberikan pendidikan pada si kecil sejak usianya masih dini. Tujuannya agar tingkat kecerdasan anak dapat terus berkembang dengan optimal hingga ia dewasa.

Hal itu memang tidak salah. Namun, akan lebih baik jika “nilai-nilai pendidikan” yang menuntun pada kecerdasan diberikan saat si kecil masih berada di dalam kandungan sebab kecerdasan anak dapat diprogram sejak dirinya masih berbentuk janin!

Untuk itu, peran ibu sangat penting dalam membangun dan meningkatkan kecerdasan anak, termasuk saat si kecil masih berada di dalam kandungan. Ini berarti, ibu hamil harus bekerja ekstra jika ingin melahirkan anak yang cerdas dan pintar.

Sehubungan dengan mewujudkan hal tersebut, berikut beberapa tips yang dapat diterapkan.

1. Mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang

Cara terbaik untuk meningkatkan kecerdasan janin dalam kandungan adalah dengan mengonsumsi aneka makanan sehat setiap saat. Seorang ibu hamil dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang kaya akan asam folat (serealia, bayam, dan lainnya), omega-3 terutama DHA (ikan, kacang, dan telur), dan zat besi (daging merah).

Semua zat gizi tersebut terbukti dapat membantu proses tumbuh kembang tubuh dan otak janin, sehingga dirinya bisa dilahirkan dengan normal dan memiliki kecerdasan yang optimal.

Satu hal yang perlu diperhatikan, ibu hamil perlu mengonsumsi semua menu yang memiliki kandungan zat gizi di atas dengan porsi seimbang. Jangan berlebih, apalagi sampai kurang.
Jika dirasa makanan yang dikonsumsi tidak dapat mencukupi kebutuhan zat gizi setiap hari, suplemen kehamilan yang mengandung vitamin B dan asam folat dapat dijadikan sebagai alternatif. 

Namun, sebelum mengonsumsi suplemen atau obat jenis lain selama hamil, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

2. Tetap aktif bergerak

Melakukan aktivitas fisik selama hamil dapat membantu proses persalinan nantinya, juga turut mengoptimalkan tumbuh kembang tubuh dan otak janin di dalam kandungan.

Hal itu dibuktikan oleh penelitian yang diterbitkan oleh Journal of the American College of Sports Medicine. Peneliti menyebutkan bahwa anak yang berasal dari ibu yang melakukan aktivitas fisik selama hamil memiliki kemampuan bicara dan kecerdasan yang lebih tinggi. Hal ini membuat para pakar merekomendasikan para ibu hamil untuk berolahraga secara efektif selama 30 menit setiap hari. Beberapa jenis olahraga yang bisa dilakukan, misalnya berjalan, yoga, senam, atau lainnya sesuai dengan kondisi kehamilan.

3. Menerapkan gaya hidup sehat setiap saat

Pembentukan otak janin dimulai sejak dini, yaitu pada saat usia gestasi—berkisar antara 3 minggu. Usia gestasi tersebut dihitung mulai dari hari pertama menstruasi terakhir sang ibu.

Atas alasan itu, seorang ibu sangat dianjurkan untuk menerapkan gaya hidup sehat sejak awal kehamilan. Gaya hidup sehat yang dimaksud meliputi: aktif bergerak, makan sehat dan bergizi seimbang, tidak merokok atau minum alkohol, istirahat cukup, hindari stres, dan melakukan pemeriksaan antenatal secara berkala.

Lakukan tips di atas dengan saksama, agar hasilnya bisa lebih maksimal. Jangan ragu bila ingin mengombinasikannya dengan anjuran yang diberikan oleh dokter kehamilan yang merawat Anda. Dengan demikian, kecerdasan anak bisa terus berkembang sejak berada dalam kandungan, hingga ia dewasa kelak.

Artikel Terkait

Comments

Popular Posts