Skip to main content

TERBARU

Ingin Pindah Homebase ke PTS/PTN Baru? Begini Caranya!

Senin, 18 Maret 2019, saya menerima surat lolos butuh dan SK pemberhentian sebagai dosen di PTS lama tempat saya mengajar selama lebih kurang enam tahun. Sejak saat itu pula saya resmi tidak lagi menjadi bagian dari sivitas akademika kampus tersebut.
Pemberhentian saya sebagai dosen di kampus swasta tertua di Aceh itu bukan tanpa alasan. Saya diberhentikan dengan hormat sebab telah lulus sebagai CPNS di kampus negeri sebagai dosen juga tentunya.
Setelah menerima surat lolos butuh dan SK pemberhentian, saya diarahkan oleh pihak kampus untuk mengambil surat rekomendasi perpindahan homebase di LLDIKTI XIII. Hari itu juga saya menuju ke lembaga yang dulunya dikenal dengan Kopertis 13. Tujuannya, mengurus surat rekomendasi pindah homebase.
Saya berinisiatif untuk mengurus surat rekomendasi segera mengingat lamanya proses pengurusan dan jauhnya PTN tempat saya lulus dengan kampus tempat saya mengajar dulu dan dengan LLDIKTI XIII. PTN tempat saya lulus dengan LLDIKTI XIII di Banda Aceh jar…

Orang-Orang Celaka di Bulan Ramadan

Di bulan Ramadan ini banyak orang berpuasa. Dengan penuh keikhlasan, mereka kuat menahan lapar dan dahaga. Segala larangan dalam bulan yang suci ini pun mereka tinggalkan. Semua dilakukan dengan penuh keikhlasan, berharap Allah benar-benar mengampuni dosa mereka.

Sayangnya, di antara orang-orang yang berpuasa, ada hambanya yang meskipun berpuasa, tetapi termasuk ke dalam orang yang celaka. Dalam sebuah hadis sahih dijelaskan, “Sesungguhnya Nabi mengucapkan amin sebanyak tiga kali tatkala Jibril berdoa. Para Sahabat bertanya: “Wahai Rasulullah! Engkau telah mengucapkan amin”. Beliau menjawab, “Jibril telah mendatangiku, kemudian ia berkata: “Celakalah orang yang menjumpai Ramadan lalu tidak diampuni”.

Maka aku menjawab: “Amîn”. Ketika aku menaiki tangga mimbar kedua, ia berkata: “Celakalah orang yang disebutkan namamu di hadapannya, lalu tidak mengucapkan salawat kepadamu”. Maka aku menjawab: “Amîn”. Ketika aku menaiki anak tangga mimbar ketiga, ia berkata: “Celakalah orang yang kedua orang tuanya mencapai usia tua berada di sisinya, lalu mereka tidak memasukkannya ke dalam surga”. Maka aku jawab: “Amin”.

Inilah jenis orang celaka di bulan Ramadan. Ia berpuasa pontangpanting menahan lapar dan dahaga, tetapi celaka sebab Allah tidak mengampuni dosanya. Celaka pula orang yang berpuasa ketika ia mendengar nama Rasulullulah, tetapi tidak bersalawat kepadanya. Celaka juga orang berpuasa yang kedua orang tuanya mencapai usia tua berada di sisinya, lalu mereka tidak memasukkannya ke dalam surga.

Maka, mari perbaiki terus perbaiki diri kita di bulan Ramadan yang tersisa beberapa hari lagi ini agar tidak menjadi orang yang celaka. Manfaat sebaik mungkin sisa-sisa Ramadan ini dengan memohon ampun kepada Allah swt. Semoga setelah Ramadan berlalu, kita menjadi orang yang sesuai dengan harapan Allah, yaitu “mudah-mudahan engkau menjadi orang yang bertakwa.”[]



Artikel Terkait

Comments

Popular Posts