Skip to main content

TERBARU

Rahasia Hidup Sehat Ala Rasulullah [Bagian Pertama]

Rasulullah memiliki pola hidup sehat yang luar biasa sehingga dalam catatan sejarah, seumur hidupnya, Rasulullah hanya pernah sakit dua kali. Pertama, ketika diracun oleh seorang wanita Yahudi yang menghidangkan makanan kepada Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam di Madinah. Kedua, ketika menjelang wafatnya.
Karena pola hidup sehat Rasulullullah yang luar biasa, banyak orang menirunya, seperti aktor laga dunia berkebangsaan Belgia, Jean-Claude Van Damme.
Van Damme seorang aktor yang terkenal karena aksi bela dirinya di setiap film laga. Di usia yang 55 tahun, tubuhnya masih sangat prima. Ini tampak dari setiap gerakan bela diri yang ia bintangi dalam film laganya di saat usianya yang tak muda lagi.
Untuk mencapai kebugaran tubuh, Van Damme ternyata punya cara yang tak terduga. Dalam sebuah isi wawancara, ia mengaku mengikuti kebiasaan Nabi Muhammad saw. dalam hal pola makan. “Bacalah. Temuan-temuan dari muslim, banyak hal baik (di situ). Nabi Muhammad sangat cerdas,” ungkap Van Dam…

Ini 5 Kuliner Istimewa dari Aceh

Merahputih.com. Setiap daerah di Indonesia memiliki kuliner khas yang sangat lezat. Begitu pun dengan Aceh. Selain terkenal dengan keindahan alamnyanya, Aceh juga terkenal dengan wisata kulinernya.
Mungkin Anda sudah tidak asing lagi dengan kuliner mie Aceh. Mie Aceh salah satu kuliner khas Aceh yang tersebar ke daerah-daerah lain. Seperti juga masakan Padang dari Sumatera Barat, warung mie Aceh banyak dibuka di banyak daerah oleh putra asli Aceh.
Mengapa rasanya enak, makanan Aceh sangat banyak menggunakan bumbu rempah. Kuliner Aceh terkenal dengan kelezatannya sehingga bisa buat Anda ketagihan.
Sate Matang
Sate matang sudah bergema di setiap kota seluruh Aceh, medan bahkan Jakarta. Di mana ada masyarakat Aceh bermukim di kota-kota besar di Indonesia.
Sate matang adalah tusukan daging berupa sate yang ada di provinsi Aceh. Sate ini dinamakan dengan sate matang karena awal mulanya sate ini diperkenalkan oleh penjualnya di kota Matang Geuleumpang Dua sebuah kota kecamatan di kabupaten Bireuen.
Pada tahun 90 an sate ini populer dibeberapa kota besar di Aceh, kini banyak sekali bertebaran penjual sate di Aceh dan kota Medan Sumatera Utara bahkan Jakarta yang menjajakan sate dengan label "sate matang".
Yang bikin spesial sate ini karena makanya dengan kuah soto. Di Banda Aceh, banyak warung yang menyediakan makanan ini, salah satunya adalah di Rex Peunanyong.
Bahan utama masakan sate matang adalah daging kambing, berhubung dengan harga daging kambing yang lebih mahal maka seringkali sate matang dibuat menggunakan daging sapi.
Proses pembuatan dan memasak sate matang tidak jauh berbeda dengan sate daerah lain di Indonesia, potongan daging yang telah dibersihkan dan dipotong dadu dalam ukuran kecil. Setelah disematkan pada tusukan sate lalu direndam dalam adonan bumbu berupa rempah-rempah dalam waktu yang agak lama. Selanjutnya sate siap untuk dibakar di pemanggangan.
Sebagai pelengkap adalah kuah kaldu kambing yang khas karena taburan daun bawang, agak kental dan berasa rempah seperti masakan kari.
Rempah-rempah yang digunakan dalam membuat kuah kaldu ini menghasilkan aroma yang kuat, segar dan hangat. Adapun rempah yang digunakan terdiri dari kapulaga, bunga lawang, cengkeh, kayu manis dan merica.
Martabak Aceh
Martabak Aceh, makanan Aceh yang dibuat seperti bentuk martabak. Makanan ini sekilas terlihat mirip dengan telur dadar biasa. Pembuatannya sedikit berbeda dari martabak telur pada umumnya, karena kocokan telur membungkus kulit martabaknya.
Pembuatan martabak ini diawali dengan menggoreng kulit martabaknya terlebih dahulu dan dibentuk segi empat, mirip dengan pembuatan roti canai. Kemudian kulit martabak dilumuri dengan kocokan telur yang telah dicampur dengan rajangan bawang merah dan daun bawang.
Tahap berikutnya, kulit martabak digoreng seperti layaknya membuat dadar atau omelet, dengan kulit martabak yang berbentuk roti canai segi empat tadi sebagai intinya. Sebagai pelengkap rasa, martabak Aceh disajikan dengan acar bawang dan cabe rawit.
Martabak Aceh cukup terkenal di luar Aceh bahkan di luar daerah Aceh martabak ini dimodifikasikan dengan menggunakan gulai daging yang berbumbu kari. Anda juga bisa membuanya di rumah.
Kuah Beulangong
Ketika anda berkunjung ke Aceh memang belum lengkap rasanya jika tak mencicipi kelezatan dari Kuah Beulangong Aceh. 
Asal kata kuah beulangong dikabarkan lantaran proses memasaknya yang berlangsung dalam belanga atau sebuah kuali besar.
Kuah beulangong sendiri merupakan kuliner sejenis gulai dengan bahan baku utama daging kambing, nangka muda dan potongan pisang kapok yang dipadu dengan bumbu rahasia hingga terciptanya cita rasa yang sudah terkenal kelezatannya.
Selain biasa di sajikan di beberapa momen-momen tertentu, seperti acara adat, hajatan, atau pesta pernikahan. Kuah beulangong juga ternyata sudah banyak terdapat di beberapa rumah makan di Aceh  yang menyediakan makanan khas Aceh, seperti yang dihimpun dari berbagai sumber.
Jadi bagi anda yang ingin mencicipi kuliner khas Aceh tersebut tak perlu menunggu momen-momen tertentu saja karena mudah didapatkan di banyak rumah makan yang ada di Aceh. Nah bagaimana? Anda tertarik untuk menjajal kelezatan kuah Beulangong?
Ayam Tangkap
Pengolahan ayam ini tidaklah sulit yaitu hanya dengan menggoreng setelah sebelumnya sudah terlebih dahulu diberi bumbu agar gurih saat disantap. Bumbu yang digunakan seperti bawang putih, lada, kemiri, garam, dan jahe. Setelah dibumbui, ayam lalu digoreng sekitar 5–10 menit.
Pada saat yang bersamaan, dimasukkan pula beberapa genggam daun yang akan disajikan bersama ayam sehingga rasa rempah dedaunan turut meresap ke dalam daging ayam. Daun yang digunakan, di antaranya daun kari, potongan daun pandan, dan salam koja. Dedaunan itu pula yang kemudian menutupi sajian ayam tangkap pada setangkup piring.
Setelah ayam matang, dedaunan ini memang tetap disajikan dengan menutupi ayam sehingga terlihat ayam sengaja diletakkan di bawah dedaunan. Dedaunan ini selain sebagai daya tarik hidangan, sekaligus bisa dijadikan sebagai lalapan kering pelengkap potongan ayam. Jika masih dalam keadaan hangat, dedaunan ini bercita rasa kering seperti kerupuk.
Di beberapat tempat, masakan ini dijuluki juga dengan istilah ayam tsunami dikarenakan masakan ini biasanya disajikan dengan ditebarkan di piring seperti ketidakteraturan setelah bencana tsunami.
Leumang 
Leumeung breuh merupakan salah satu kuliner khas Aceh yang istimewa. Leumeung breuh biasanya menu untuk buka puasa atau santapan yang banyak dicari saat Ramadan. Di beberapa daerah punya ciri khas masing-masing.   
Indonesia memiliki keragaman budaya. Begitu pula dengan kekayaan kulinernya. Di Aceh, setiap bulan Ramadan menyambut buka puasa banyak ditemui penjual leumang breuh leukat itam atau dalam bahasa Indonesia, lemang beras ketan hitam.
Lemang sudah menjadi makanan umum di semenanjung Melayu, seperti Palembang, Minang, atau Medan. Tapi, umumnya yang digunakan adalah beras ketan putih.  
Leumang Breuh Leukat Itam banyak dijumpai di pasar jelang berbuka puasa. Biasanya satu ikat dijual seharga antara Rp2.000 sampai Rp3.000.  
Cara membuatnya, beras ketan dimasukan ke dalam bambu lalu dibakar di dalam perapian. Butuh waktu lama untuk memasak lemang, biasanya bila dimasak pagi, maka baru matang jelang sore.[]
Artikel Terkait

Comments

Popular Posts