Skip to main content

TERBARU

Ingin Pindah Homebase ke PTS/PTN Baru? Begini Caranya!

Senin, 18 Maret 2019, saya menerima surat lolos butuh dan SK pemberhentian sebagai dosen di PTS lama tempat saya mengajar selama lebih kurang enam tahun. Sejak saat itu pula saya resmi tidak lagi menjadi bagian dari sivitas akademika kampus tersebut.
Pemberhentian saya sebagai dosen di kampus swasta tertua di Aceh itu bukan tanpa alasan. Saya diberhentikan dengan hormat sebab telah lulus sebagai CPNS di kampus negeri sebagai dosen juga tentunya.
Setelah menerima surat lolos butuh dan SK pemberhentian, saya diarahkan oleh pihak kampus untuk mengambil surat rekomendasi perpindahan homebase di LLDIKTI XIII. Hari itu juga saya menuju ke lembaga yang dulunya dikenal dengan Kopertis 13. Tujuannya, mengurus surat rekomendasi pindah homebase.
Saya berinisiatif untuk mengurus surat rekomendasi segera mengingat lamanya proses pengurusan dan jauhnya PTN tempat saya lulus dengan kampus tempat saya mengajar dulu dan dengan LLDIKTI XIII. PTN tempat saya lulus dengan LLDIKTI XIII di Banda Aceh jar…

Gurami Terbang

Ilustrasi Gurami Terbang
BANDA ACEH - Sebagian orang mungkin tak masalah melakukan aktivitas hingga tengah hari dengan melewati sarapan. Tapi melewatkan makan siang? Mungkin kita akan langsung bilang 'nyerah deh!'
Tak heran bila makan siang menjadi waktu makan yang paling dinanti-nanti. Pertanyaan selanjutnya adalah, menu apa yang akan kita santap dan di mana?
Bagi kamu yang berada di Banda Aceh, Kafe Anti Mahal Metro Chicken di Jalan Teungku Chik Ditiro Banda Aceh ini bisa jadi pilihan. Meski letaknya yang berada persis di sisi jalan protokol agak sedikit mengganggu, terutama karena bising laju kendaraan tetapi menu-menunya layak dicoba. Selain itu, harganya juga dijamin tak membuat kantong menjerit.
Salah satu menu yang bisa dicoba adalah gurami terbang. Menu ini berupa hidangan nasi dengan lauk ikan gurami goreng yang dicocol dengan sambal terasi. Sebagai pelengkap ada kuah sup, capcay dan tahu goreng, juga potongan mentimun.
Yang membuat daging guraminya terasa nikmat dan segar adalah tambahan potongan daun jeruk purut yang dicampur dengan tepung untuk melumuri ikan. Tapi tepung yang digunakan untuk membalur ikan hanya seperlunya saja, sehingga tidak menghilangkan tekstur dan cita rasa daging ikannya. Untuk satu porsi yang ikanya bisa dimakan berdua, harganya cuma Rp 21 ribu lho.
Selain gurami terbang, kafe ini juga menyediakan menu berbahan dasar ayam seperti ayam bakar, ayam double krispi dan ayam penyet. Sedangkan untuk hidangan nasinya, selain nasi putih juga ada nasi ijo. Untuk teman makan ada hidangan jus yang hanya Rp 5.000.
Dekorasi kafe ini juga terbilang unik dan nyaman. Di dalamnya depan ada sembilan meja kayu dengan dua kursi saling berhadapan yang muat untuk empat orang. Dindingnya yang hanya berupa pagar setinggi satu meter membuat pengunjung leluasa membuang pandang ke jalan raya. Berhadapan langsung dengan Gedung Keuangan Negara di Peuniti.
Atapnya terbuat dari daun rumbia sehingga memberi kesan teduh dan sejuk. Di langit-langit disampirkan semacam jaring-jaring halus untuk memberikan kesan artistik. Lampu-lampu dipasang menggantung yang diselipkan dalam botol berlapis benang wol warna kuning. Ada juga beberapa ornamen yang terbuat dari ranting-ranting pohon yang juga digunakan untuk menggantung lampu.
Di beberapa bagian diletakkan pohon palem hutan di dalam pot dan digantungkan sarang burung (eumpung miriek) yang biasanya kita lihat menggantung di pohon kelapa. Unik bukan?[](ihn)
Kunjungi: portalsatu.com
Artikel Terkait

Comments

Popular Posts